Algoritma Greedy merupakan metode yang paling
populer untuk memecahkan persoalan
optimasi.
Persoalan optimasi (optimization problems):
persoalan yang menuntut pencarian solusi optimum.
Persoalan optimasi hanya ada dua macam:
1 . Maksimasi (maximization)
2. Minimasi (minimization)
Solusi optimum (terbaik) adalah solusi yang bernilai minimum
atau maksimum dari sekumpulan alternatif solusi yang mungkin.
Solusi yang memenuhi semua kendala disebut solusi layak
(feasible solution). Solusi layak yang mengoptimumkan fungsi optimasi
disebut solusi optimum.
Greedy = rakus, tamak, loba
Algoritma Greedy
adalah algoritma yang memecahkan masalah langkah per langkah;
pada setiap
langkah:
1. mengambil pilihan
yang terbaik yang dapat diperoleh pada saat itu tanpa memperhatikan konsekuensi
ke depan (prinsip “take what you can
get now!”)
2. berharap bahwa
dengan memilih optimum lokal pada setiap langkah akan berakhir dengan optimum
global
Contoh persoalan optimasi:
( Masalah
Penukaran Uang): Diberikan uang senilai A. Tukar A dengan
koin-koin uang yang ada. Berapa jumlah minimum koin yang diperlukan
untuk penukaran tersebut?
Contoh 1: tersedia banyak koin 1, 5, 10, 25
Uang senilai A = 32 dapat ditukar dengan banyak cara
berikut:
32 = 1 + 1 + … + 1 (32 koin)
32 = 5 + 5 + 5 + 5 + 10 + 1 + 1 (7 koin)
32 = 10 + 10 + 10 + 1 + 1 (5 koin)
… dst
Minimum: 32 = 25 + 5 + 1 + 1 (4 koin)
Skema Umum Algoritma Greedy
Algoritma greedy disusun oleh elemen-elemen berikut:
- Himpunan kandidat.
Berisi elemen-elemen
pembentuk solusi.
- Himpunan solusi
Berisi kandidat-kandidat
yang terpilih sebagai solusi persoalan.
- Fungsi seleksi (selection function)
Memilih kandidat yang paling memungkinkan mencapai solusi
optimal. Kandidat yang sudah dipilih pada suatu langkah tidak pernah
dipertimbangkan lagi pada langkah selanjutnya.
- Fungsi kelayakan (feasible)
Memeriksa apakah suatu kandidat yang telah dipilih dapat
memberikan solusi yang layak, yakni kandidat tersebut bersama-sama dengan
himpunan solusi yang sudah terbentuk tidak melanggar kendala (constraints)
yang ada. Kandidat yang layak dimasukkan ke dalam himpunan solusi, sedangkan
kandidat yang tidak layak dibuang dan tidak pernah dipertimbangkan lagi.
- Fungsi obyektif, yaitu fungsi yang memaksimumkan atau meminimumkan nilai solusi (misalnya panjang lintasan, keuntungan, dan lain-lain).
Pada masalah penukaran uang:
- Himpunan kandidat: himpunan koin yang merepresentasikan nilai 1, 5, 10, 25, paling sedikit mengandung satu koin untuk setiap nilai.
- Himpunan solusi: total nilai koin yang dipilih tepat sama jumlahnya dengan nilai uang yang ditukarkan.
- Fungsi seleksi: pilihlah koin yang bernilai tertinggi dari himpunan kandidat yang tersisa.
- Fungsi layak: memeriksa apakah nilai total dari himpunan koin yang dipilih tidak melebihi jumlah uang yang harus dibayar.
- Fungsi obyektif: jumlah koin yang digunakan minimum
Materi Analisis Algortima : Algoritma Greedy
Pseudo-code Algoritma Greedy
procedure greedy(input C: himpunan_kandidat;output S : himpunan_solusi){ menentukan solusi optimum dari persoalan optimasi dengan algoritma greedyMasukan: himpunan kandidat CKeluaran: himpunan solusi S}Deklarasix : kandidat;Algoritma:S¬{} { inisialisasi S dengan kosong }while (belum SOLUSI(S)) and (C ¹ {} ) dox¬SELEKSI(C); { pilih sebuah kandidat dari C}C¬ C - {x} { elemen himpunan kandidat berkurang satu }if LAYAK(S È {x}) thenS¬S È {x}endifendwhile{SOLUSI(S) sudah diperoleh or C = {} }
Pada akhir setiap lelaran, solusi yang terbentuk
adalah optimum lokal.
Pada akhir kalang while-do diperoleh optimum global.
Warning:
Optimum global belum tentu merupakan solusi optimum (terbaik), tetapi sub-optimum
atau pseudo-optimum.
Alasan:
1. Algoritma Greedy
tidak beroperasi secara menyeluruh terhadap semua alternatif solusi yang ada (sebagaimana
pada metode exhaustive search).
2. Terdapat beberapa
fungsi SELEKSI yang berbeda, sehingga kita harus memilih fungsi yang tepat jika
kita ingin algoritma menghasilkan solusi
optiamal.
Jadi, pada sebagian masalah algoritma greedy
tidak selalu berhasil memberikan solusi yang optimal.
Contoh 2:
tinjau masalah penukaran uang.
(a) Koin:
5, 4, 3, dan 1
Uang yang ditukar = 7.
Solusi
greedy: 7 = 5 + 1 + 1 ( 3
koin) Ã
tidak optimal
Solusi
optimal: 7 = 4 + 3 ( 2
koin)
(b) Koin: 10, 7, 1
Uang yang ditukar: 15
Solusi greedy: 15 = 10 + 1 + 1 + 1 + 1 + 1 (6 koin)
Solusi optimal: 15 = 7
+ 7 + 1 (hanya 3
koin)
(c) Koin:
15, 10, dan 1
Uang
yang ditukar: 20
Solusi
greedy: 20 = 15 + 1 + 1 + 1 + 1 + 1 (6
koin)
Solusi
optimal: 20 = 10 + 10 (2
koin)
Penyelesaian dengan exhaustive search
Terdapat
2n kemungkinan solusi
(nilai-nilai
X = {x1, x2, …, xn}
)
Untuk
mengevaluasi fungsi obyektif = O(n)
Kompleksitas
algoritma exhaustive search seluruhnya = O(n ×
2n ).
Strategi greedy: Pada setiap langkah, pilih koin dengan nilai terbesar dari himpunan koin yang tersisa
- Agar pemilihan koin berikutnya optimal, maka perlu mengurutkan himpunan koin dalam urutan yang menurun (noninceasing order).
- Jika himpunan koin sudah terurut menurun, maka kompleksitas algoritma greedy = O(n).
- Sayangnya, algoritma greedy untuk masalah penukaran uang ini tidak selalu menghasilkan solusi optimal (lihat contoh sebelumnya).
Contoh Algoritma
Greedy mencari jarak terpendek dari peta
Misalkan kita ingin
bergerak dari titik A ke titik B, dan kita telah menemukan beberapa jalur dari
peta.
Untuk mencari jarak
terpendek dari A ke B, sebuah algoritma greedy akan menjalankan langkah-langkah
seperti berikut:
Kunjungi satu titik pada graph, dan ambil seluruh titik yang dapat dikunjungi dari titik sekarang.
1 Cari local maximum ke titik selanjutnya.
2 Tandai graph sekarang sebagai graph yang telah
3 dikunjungi, dan pindah ke local maximum yang telah ditentukan.
4 Kembali ke langkah 1 sampai titik tujuan didapatkan.
seperti berikut:
Kunjungi satu titik pada graph, dan ambil seluruh titik yang dapat dikunjungi dari titik sekarang.
1 Cari local maximum ke titik selanjutnya.
2 Tandai graph sekarang sebagai graph yang telah
3 dikunjungi, dan pindah ke local maximum yang telah ditentukan.
4 Kembali ke langkah 1 sampai titik tujuan didapatkan.
Dengan menggunakan algoritma greedy pada graph di
atas hasil akhir jarak terpendek adalah ACDEFB. Hasil jarak terpendek ini
sbenarnya tidak tepat dengan jarak pendek sebenarnya(A-G-E-F-B). Maka dari
aalgoritma yang tidak selamanya benar namu algoritma yang mendekati nilai
kebenaran.
Pemecahan Masalah dengan Algoritma
Greedy
Strategi greedy untuk memilih job:
Pada
setiap langkah, pilih job i dengan
pi
yang terbesar untuk menaikkan nilai
fungsi
obyektif F.
Contoh:
(p1, p2,
p3, p4) = (50, 10, 15, 30)
(d1, d2,
d3, d4) = (2, 1, 2, 1)
Solusi optimal: J =
{4, 1} dengan F = 80.
Kompleksitas algoritma greedy
: O(n2).
Terima kasih , semoga bermanfaat
Terimakasih, sangat membantu
ReplyDeleteTogel online Singapura
ReplyDeleteAgen TOGEL 4DPOIN,Online Terpercaya.
Minimal Deposit Dan Withdraw 20.000
Keterangan Lebih Lanjut, Anda Bisa Hubungi Disini.
★ Pin BBM : D1A279B6,E3FEB189
★ Pin BBM : 7B83E334
★ Whatsapp : +85598291698
★ Skype : Poin.4D
★ Line : +85598291698
terimakasih gan, sangat membantu
ReplyDelete